Meriahkan Diesnatalis Fakultas Kedokteran ULM ke-30, Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat gelar Seminar Nasional
Dalam rangka memeriahkan Diesnatalis Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat ke-30 tahun, Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat berkontribusi melalui kegiatan Seminar Nasional (Sabtu, 21 November 2020) dengan tema “Tantangan dan Peluang Bidang Kesehatan Masyarakat dalam Penanganan Kasus COVID-19 di Wilayah Lahan Basah” dalam bentuk penyampaian materi oleh para pakar dan presentasi hasil penelitian oleh para peneliti dari berbagai daerah mengenai Covid-19. Seminar ini dihadiri oleh para mahasiswa serta dosen dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Pada Seminar Nasional ini dihadirkan beberapa pakar dari berbagai keilmuan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Prof. Dr. Syamsul Arifin, dr., M.Pd., sebagai narasumber pertama menyampaikan tentang Manajemen Penanggulangan COVID-19 di Wilayah Lahan Basah. Beliau menjelaskan bahwa manajemen COVID-19 berbasis analisis praktis dapat dirumuskan menjadi (5T+4M)-3(KSP) yaitu 5T terdiri dari Testing, Tracking, Treatment, Tracing dan Teamwork. Sedangkan 4M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga jarak aman, Meningkatkan imunitas. Adapun 3 KSP yang harus segera kita tangani/minimalisir yaitu Kontak erat (kerumunan), Suspek (sirkulasi udara yang buruk, sarana/prasarana kesehatan yang belum memadai), dan Probable (pergerakan orang dengan angka yang tinggi, serta pemantauan pasien isolasi rendah). Narasumber kedua yaitu Prof.dr. Veni Hadju, M.Sc., Ph.D dengan topik Permasalahan dan Penanggulangan Gizi pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Lahan Basah. Beliau menyampaikan bahwa masalah gizi selama pandemi ini mengalami peningkatan terkait dengan kondisi ekonomi khususnya di perkotaan. Diharapkan pangan fungsional di setiap daerah, termasuk di wilayah lahan basah dapat dioptimalkan. Hal ini mengingat pangan lokal memiliki khasiat terhadap fungsi imunitas tubuh yang dapat menjadi dasar dalam program pencegahan COVID-19. Narasumber ketiga yaitu Prof. Dr. Arif Sumantri, SKM, M.Kes, yang menyampaikan materi tentang Pengelolaan Limbah Domestik Rumah Tangga pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Lahan Basah. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan mengenai bagaimana integrasi pengelolaan limbah terkontaminasi COvid-19 mulai dari tahapan pengumpulan, pengangkutan hingga pengolahan. Adapun pengolahan limbah tersebut dapat mengacu pada Pedoman Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Rujukan, Rumah Sakit Darurat , dan Puskesmas yang menangani pasien Covid-19 hingga berbagai pedoman yang telah dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan RI. Kegiatan seminar nasional ini merupakan bentuk kontribusi para akademisi dan peneliti yang harapannya dapat membantu mencegah penularan Covid-19.

